Instagram -->

cover

cover

Selasa, 20 Maret 2012

Parental-dehid

Hari ini (tepatnya kemarin, karena aku baru nulis keesokan harinya), aku ada training ESQ di sekolah..
pikirku dari kemarin adalah:
pasti disana nanti bakal penuh isak tangis..
dan aku gak akan mau nangis, biar gak keliatan bodoh di depan orang tua ku..

jadi aku jalani saja hari itu seperti biasa..
pagi itu cuacanya hujan gerimis..
cuaca yang gak bersahabat ini tidak menyurutkan langkahku menuju sekolah..
aku berangkat agak siang, hingga hampir telat..
waktu sudah menunjukkan pukul setengah 7, dan itu artinya 15 menit lagi pelajaran akan segera dimulai..
tetapi jam segitu, aku masih ada di rumah..
well, aku gak telat memang....
perjalanan dari rumah ke sekolah, jika ditempuh menggunakan sepeda motor, memang gak sampai 15 menit..
tapi tetap saja, sebenarnya aku pingin sekali berangkat pagi..

sampai di sekolah, suasana sudah ramai..
aku segera memarkir sepedaku, kemudian bergegas mencari tempat berteduh..
pelajaran pertama hari ini bahasa inggris, di lab bahasa..
sedikit antusias karena ini pelajaran kesukaanku..

pelajaran pada hari ini hanya sampai jam kedua saja..
artinya setelah pelajaran bahasa inggris, aku dan teman-teman harus segera ke aula untuk training ESQ..
awalnya aku ogah-ogahan juga buat masuk..
pikirku: acaranya pasti bakal membosankan..
yah, meskipun seperti itu, aku tetap masuk ke aula bersama teman-temanku..

di dalam..
suasananya begitu gaduh dan ramai..
keramaian sedikit mereda waktu panitia menenangkan para siswa dan memisahkan barisan siswa cowok dan cewek..
kemudian acaranya pun dimulai..
kepala sekolahku memberikan sambutan singkat..
beliau memberi cerita tentang pengalamannya ketika pergi ke desa..
disana, beliau melihat seorang petani dan puluhan itik peliharaannya..
kata beliau: itik saja bisa diatur, kenapa kalian tidak?
padahal kalian lebih terpelajar daripada itik..
well, itu sedikit makjlebb..

setelah itu trainer ESQ memulai acara..
sesi pertama diisi dengan motivation training..
meskipun sedikit GJ di awal, tapi aku begitu antusias menikmati sesi ini..
aku sedikit tersentuh ketika trainer tersebut menceritakan kisah beberapa orang yang melalui sukses sejak dini..
dua orang, yang diceritakan, kemudian gambarnya ditampilkan di layar, membuatku bertanya dalam hati:
"apa aku bisa sesukses mereka?"
kenyataanya, kedua orang itu hidup dari keluarga yang kekurangan..
tapi mereka sukses di usia muda berkat usaha dan kerja keras mereka sendiri..
akhirnya mereka bisa meraih kesuksesan di usianya yang masih muda..
aku berangan-angan andai aku seperti mereka..

pikiranku sejenak menerawang, memutar kisah-kisahku di SMA ku ini..
orang tua ku pun sebenarnya tak terlalu berharap aku bisa meraih sukses disini..
karena SMA ku sejak dulu terkenal sebagai sekolah tempat anak-anak nakal..
mereka takut aku bakal terkena kebiasaan buruk dari teman-temanku dan menjadi liar..
dan aku menjawab ketakutan mereka dengan harapan kecil..
sewaktu aku mengikuti beberapa try out, olimpiade dan tes-tes lain..
hasilnya tidak buruk..
beberapa sertifikat peserta aku raih..
dan yang sedikit membanggakan, ketika aku melaju hingga babak perempat final olimpiade statistika ITS..
itu semua aku lakukan agar aku tidak dicap anak nakal oleh orang tuaku...
semua aku lakukan agar aku tetap "dianggap ada" oleh orang tuaku..
dan aku, sampai hari ini, masih mematuhi kata-kata mereka untuk tidak merokok atau minum-minuman keras..
(meskipun lingkunganku sebenarnya sama sekali tidak mendukung..)
kemudian, aku tersentak sewaktu teman sebelahku menegur, "hei, nglamun saja..
ayo berdiri.."
aku bingung, kenapa teman-temanku berdiri semua..
ternyata trainer kemudian memutar lagu, yang kebetulan lagu kesukaanku..
Tipe X - Kamu Nggak Sendirian
lagu bernuansa ska ini membuat kami bersemangat..
dan lagu sederhana ini terasa sangat berarti bagiku..

beberapa bait dari lagu ini..

"Dengarkan dan rasakan..
lagu yang kuciptakan untukmu..
walau mungkin terdengar gak merdu..
tapi hanya untukmu..

Kita pernah bersama disini..
lalui hari penuh warna-warni..
meski tak seindah pelangi..
tapi kita pernah bermimpi

Percayalah padaku, meski di gelap malam..
kamu nggak sendirian..
dan semua bintang yang ku tinggalkan temani kau sampai akhir malam.."

kata-kata tersebut sangat berarti untukku..
apalagi ketika menyanyikan lagu itu, aku dan teman-temanku saling berangkulan..
bersama-sama menari..

rasanya aku benar-benar nggak sendirian..
aku, yang pemalu ini, sejak dulu merasa sendirian dan gak punya teman..
tapi di SMA ini aku menemukan suatu masa yang indah karena teman-teman disampingku..
ingin rasanya masa-masa seperti ini tak pernah berakhir..
tapi terlambat rasanya kalau aku mengatakan itu sekarang..
kini aku hampir mendekati kelulusan..
itu berarti beberapa bulan lagi mungkin aku akan meninggalkan sekolah ini..

tak terasa sesi pertama selesai, kini saatnya istirahat..
aku dan teman-teman sempat membeli makanan sebentar untuk sekedar mengisi perut kami yang lapar..
setelah selesai, kami bergegas menuju mushola untuk menunaikan shalat dhuhur..
dan kemudian menuju ke aula kembali..
sesi kedua akhirnya dimulai..
trainer kali ini berbeda dengan tadi..
karena materi yang dibawakan pun berbeda..
jika tadi banyak diisi dengan motivasi dan semangat, sesi kedua ini banyak membahas perasaan dan terasa lebih personal..

kata-kata trainer begitu menyentuh hatiku..
aku merasa sangat bersalah pada orangtuaku..
aku telah banyak menyusahkan mereka..
aku telah banyak mengecewakan mereka..
aku benar-benar tak ingin melakukan semua itu lagi..
aku ingin membuat orang tuaku bahagia, agar mereka tahu bahwa aku benar-benar mencintai mereka...
sebelum semua terlambat bagiku..

tak terasa, air mataku menetes..
semakin lama, semakin deras membasahi pipiku..
aku teringat semua kesalahan-kesalahan yang pernah aku perbuat kepada mereka..
aku merasa sama sekali belum bisa membahagiakan mereka..

ditengah air mata yang terus menetes, aku berusaha menghilangkan semua rasa kecewaku pada mereka..
beberapa kali aku memang sempat kecewa, dan menangis karena mereka..
tapi kali ini tangisanku lebih karena kekecewaanku pada diri sendiri..
yang gak pernah bisa bikin mereka bahagia..

sesi ini mendekati akhir ketika para wali murid dipersilahkan masuk..
dan kami semua, diharuskan mencari orang tua masing-masing untuk meminta maaf kepadanya..
aku segera bergegas keluar dan mencari orang tuaku..
aku menuju kerumunan wali murid di depan pintu aula..
aku mencari ibuku, yang kemarin berjanji akan datang ke acara ini..

aku berusaha mencari ibu ditengah kerumunan banyak orang..
aku menerobos kerumunan dengan air mata di pipiku..
kulihat beberapa temanku di dekat pintu, juga mencari ibunya masing-masing..
semakin banyak wali murid yang ada di dalam..
tapi tak kunjung kutemukan ibuku..
aku mulai panik..
dengan langkah gontai aku kembali ke tempat duduk ku tadi..
aku berpikir, mungkin ibuku tidak bisa kemari saat ini..
tapi aku benar-benar ingin beliau ada di sini saat ini..
aku menangis sejadi-jadinya saat itu...

saat itulah, aku rasa ada yang memegang bahuku..
saat aku menoleh kebelakang, mencari tahu siapa orang itu..
aku menangis, tapi bahagia..
ternyata itu ibuku...
aku segera menangis sambil memeluknya....

dan ketika itu pula, aku mengucapkan janji..
aku akan lulus dalam ujian nasional tahun ini dengan nilai terbaik..
sebagai hadiah ulang tahun ayahku pada tanggal 7 april nanti..

akhirnya sesi ini ditutup dengan doa..
dan aku benar-benar senang ibu mau datang ke acara ini..
sepulang dari acara ini, aku diajak ibu makan bakso bakar di salah satu SMP dekat sekolahku..
aku benar-benar enjoy untuk menikmati hari ini bersama ibuku..

aku benar-benar senang hari ini..
aku ingin kebersamaanku dengan orang tuaku dapat terus seperti ini..
aku cinta orang tuaku..

apapun hal menyakitkan yang pernah orang tua lakukan pada kita, jangan pernah kita simpan sebagai sebuah dendam di hati kita..
ikhlaskanlah, dan maafkan kesalahan mereka..
sayangi mereka, seperti mereka menyayangi kita sewaktu kecil...

Selasa, 21 Februari 2012

Marah


Ira, dalam bahasa spanyol artinya kemarahan..
dan kemarahan itu sendiri, memiliki banyak makna..
salah satunya adalah emosi jiwa yang terlepas tanpa terkendali berupa bentakan, kata-kata kasar, atau tindakan yang diluar kebiasaan kita..
Bagiku, kemarahan adalah hal yang harus dilakukan untuk menjaga harga diri, dan sebuah keharusan apabila ada hal yang tidak sesuai dengan keinginanku..

Lalu, kenapa harus marah???
Semua orang pasti akan bertanya seperti itu kalau kubilang aku gampang marah gara-gara hal sepele..
mungkin buat beberapa orang, kemarahanku itu emang berasal dari sifatku sendiri yang gampang marah..
padahal nggak..
justru mereka yang seringkali bikin aku marah..
Aku takkan marah tanpa sebab..
selalu ada alasan dibalik itu semua..
Karena hampir 40% dari setiap waktu yang kuhabiskan selalu berisi kemarahan, akan aku jelaskan hal-hal yang bisa membuat emosiku memuncak…
  1. Menunggu
Ini alasan sepele yang menyumbang sebagian besar alasan kenapa aku marah..
kenapa? Karena aku benci waktu yang terbuang sia-sia..
aku paling benci kalau harus ‘’tidak melakukan apa-apa’’ untuk waktu yang lama..
karena menunggu itu menyebalkan..
fakta yang nyata kalau aku sendiri emang GAK SABARAN..
setiap disuruh menunggu, aku pasti akan melakukan sebuah kegiatan, apapun itu..
mantan ku, paling tahu gimana kemarahanku gara-gara hal yang satu ini..
maklum, setiap aku akan mengantar dia pulang, dia selalu memberikan aku tes kesabaran..
dengan menunggu..
Ya, menunggu dia berjalan perlahan, melewati setapak-demi-setapak sepanjang jalan kenangan..
pengalaman pertama aku menunggu dia, itu adalah hal yang membosankan..
dan tentunya menyebalkan..
dalam teriknya matahari, jauh di seberang jalan, sekitar 100 meter di depan dia, aku menunggu dengan pose duduk diatas sepeda motorku sambil terus memperhatikan menit demi menit dari jam di hape ku..
10 menit biasanya aku harus menunggu dia..
tapi yang paling umum, 15-20 menit..
pikirku saat itu, mending beberapa menit itu aku pakai untuk memberi makan hamster di rumah sambil melamun..
atau main sama hamster sambil ngelamun..
atau makan hamster, terus ngelamun..
atau dimakan hamster gara-gara kebanyakan melamun..
#plak
ah, sudahlah, bukan itu masalahnya..
Kadang, aku sering berpikir, kenapa dia tidak langsung aku angkut ke atas motorku saja begitu dia di depan sekolahku..?
tapi akhirnya aku sadar, dia sendiri memang perlu waktu untuk bisa bersama teman- temannya..
jadi, aku enjoy-enjoy saja menunggu dia..
meskipun kadang aku masih saja sebal gara-gara harus menunggu dia lebih lama dari biasanya..
tapi, toh aku cuma bakal manyun sambil pasang muka jutek selama perjalanan pulang..
ntar juga langsung cair lagi begitu sampai di rumah dia..

Akhirnya, setelah sekian lama aku merasakan sengatan matahari diatas rambutku yang berkilau, dan beberapa pengalaman menyebalkan bersamanya, aku menemukan teknik baru setiap kali aku pulang sekolah dan terpaksa menunggu dia jalan lagi..
aku akan berputar-putar di jalan sekitar daerah itu sambil berharap dia cepat sampai tempat penjemputanku..
tak jauh memang, Cuma 2 km saja..
terkadang bensinku gak sampai habis, tapi setengah berkurang..
hehe, lebay ya.. :p
Memang, menunggu itu menyebalkan..
apalagi jika yang menunggumu adalah orang seperti aku..

  1. Manusia muka gatel
Sekitar 9 dari 10 kejadian aku bertemu dengan orang-orang dengan kriteria ini, bawaannya pasti pengen marah aja..
bahkan aku juga pernah berkelahi dengan salah satu dari mereka..
manusia muka gatel adalah orang dengan wajah pas-pasan yang dibuat sok cool dan mempunyai sifat gatel abis..
Ada 2 orang yang jadi sorotanku di sekolah, yang masuk kategori gatel dari dulu sampai sekarang:

1. Inisial: Black Dave
Orang gatel nomor satu di SMA ku..
orang paling menyebalkan dan paling gatel..
aku pernah sekali bertarung dengan dia, dan kalah secara cupu oleh orang sepertinya..
sampai sekarang aku gak pernah nganggap dia teman, dan masih nyimpen dendam kesumat sama dia..
2. Inisial: Food at Part of the Ass
Orang gatel nomor dua..
aku memang gak pernah punya masalah sama orang ini..
tapi kegatelannya gak bisa diampuni..
dia selalu menyapa semua teman sekelasku, tapi tak pernah menyapaku..
orang nyebelin seperti dia jelas gak disukai juga di kelasku..
tapi, toh muka jeleknya selalu dibikin sok cool seakan pengen ditonjok pake menara eifel..
Kalau ketemu orang dengan ciri-ciri diatas, harap melapor ke pos polisi terdekat..
bagaimanapun, orang gatel tetaplah manusia, kalau ditonjok pasti bonyok..

  1. Double-mouth person
Sebagian besar orang pasti takkan paham arti double-mouth person..
tapi, tanpa kita sadari, mereka hidup berdampingan dengan kita..
mereka juga manusia seperti kita..
bahkan mungkin anda sendiri termasuk spesies langka yang satu ini..
anda takkan tahu makhluk ini sebelum berhadapan langsung dengannya..
Double-mouth person, atau istilah kerennya, “nyocotus lambenggedabrus” adalah orang-orang yang mempunyai mulut lebih dari satu..
karena kelebihan inilah, mereka seringkali membuat kegaduhan di kelas dan mengganggu siswa lain..
terkadang, apa yang mereka ucapkan bernada menyindir atau memfitnah..
dan korbannya bisa massal, tergantung apa yang dia bicarakan..
Dan faktanya, sebagian besar nyocotus lambenggedabrus berjenis kelamin perempuan..
Aku sangat benci orang semacam itu..
saking bencinya, setiap kali aku mendengar makhluk itu bicara, aku segera mengambil peluru perak, machine gun dan pedang platina untuk membasmi mereka..
#hei, hei
benar juga, bukan itu konteksnya..
Di kelasku ada beberapa orang dengan sifat seperti itu..
sebut saja dengan inisial “kotoran merah”..
dia selalu berceloteh, heboh sendiri, guling” di bangku kayak orang gila setiap saat..
aneh memang, orang gak normal kayak dia bisa masuk SMA ku..
dengan muka pas-pasan, gaya apa adanya, tapi bermulut dua puluh, dia selalu menebar terror dengan lidahnya, membabi-buta ke seisi kelas..
Ah, sudahlah..
yang jelas aku benci orang seperti itu..
dan itu juga memperjelas kenapa aku bisa marah apabila digunjingkan oleh mereka..


Sebenarnya masih ada lebih banyak lagi hal yang bisa bikin aku marah..
tapi itu semua sifatnya pribadi..
mungkin lain kali akan aku share berupa note-note kecil saja..
buat manusia-manusia gatel dan nyocot, segeralah insaf dan bertobat..
sesungguhnya menara eifel masih tegak berdiri untuk dicopot dan dihujamkan ke muka kalian..

Syukur


Kenapa kita harus bersyukur?
karena Allah SWT telah memberi kita nikmat yang tiada tara..
mulai dari hal yang terkadang kita lupakan, padahal sangat penting bagi kehidupan kita..
tidakkah kita sadar, setiap nafas yang kita hirup dan hembuskan setiap hari merupakan pemberian dari tuhan?
Semua kekayaan, jabatan, dan prestise yang kita peroleh, merupakan anugerah dari tuhan..
sebagian berasal dari usaha kita sendiri atau hanya pemberian orang tua kita..
tapi tentunya semua itu juga merupakan nikmat yang asalnya dari Allah SWT..
kita tak berhak mengakui semua itu atas nama kita sendiri..
Aku, terkadang sering lupa mensyukuri nikmat Allah SWT..
padahal telah banyak anugerah-Nya yang diberikan padaku..
kadang, aku masih saja merasa kurang dengan pemberian-Nya..
terkadang aku malah menyesali semua keadaan yang telah ditetapkan oleh-Nya..
Beberapa hal yang sering tak pernah aku syukuri:
  • Terlahir sebagai seorang cowok
  • Terlahir tanpa cacat sedikitpun, tanpa penyakit bawaan
  • Mempunyai orang tua kandung, yang sayang padaku
  • Mempunyai teman-teman yang baik padaku
  • Dan banyak lagi lainnya……..

Dari beberapa hal diatas, aku masih sering menyepelekan arti kata syukur..
Bukan hanya jarang mengucap kata Alhamdulilah, bersyukur kepada Allah SWT, Tuhan semesta alam..
tapi juga menyesalinya..
padahal belum tentu orang lain mendapat nikmat seperti yang aku rasakan sekarang..
Di jalan, sering aku temui anak-anak miskin dan para gelandangan yang tidak sekolah..
tak seperti aku, yang bisa bersekolah di SMA negeri di Kota Malang ini..
Kemudian, aku juga sering bertemu para pemulung, pengemis, dan orang-orang tak beruntung lainnya yang untuk makan saja sering kesusahan..
tak seperti aku, bisa dengan mudahnya makan setiap hari, meminta uang dengan bebas..
seolah semua itu mudah untuk dicari..
padahal itu semua karena perjuangan keras ayahku dalam mencari nafkah untuk menghidupi keluargaku..
istilahnya, aku cuma dapat enaknya saja..
Sering pula aku melihat orang dengan keterbatasan fisiknya..
orang-orang yang perlu menggunakan alat bantu untuk hal-hal yang orang normal anggap mudah, seperti berjalan, berlari, memegang sesuatu, melihat, berbicara, mendengar dan melakukan hal-hal lainnya..
aku, dengan segala kelebihan yang tak mereka miliki, tak pernah mensyukuri hal ini..
aku seringkali lupa betapa berharganya kesempurnaan ini bagi diriku…
Kenapa aku bisa lalai dari kewajibanku mensyukurinya..??
kenapa aku begitu sombongnya mengakui semua ini atas namaku, bukan atas nama-Nya?
harusnya aku sadar, semua ini berasal dari-Nya, pemberian-Nya..
dan Allah SWT bisa mencabut semua kenikmatan ini sewaktu-waktu dengan mudah..
Maafkan aku ya Allah..
aku takkan mengingkari nikmat-Mu ini lagi..
aku mensyukuri semua nikmat yang Engkau beri..
dan menjaganya, dengan menggunakan dan mengamalkannya untuk membantu saudara-saudaraku diluar sana yang tak seberuntung diriku..
karena itu semua pemberian-Mu..


Minggu, 29 Januari 2012

Donnant aux Autres


Memberi…
sesuatu yang jarang sekali bisa dilakukan oleh seseorang..
Terkadang mereka merasa susah sekali untuk member..
Kenapa?
apa mereka lupa dari mana asal harta dan kekayaan yang mereka dapat?
Mereka tidak mendapat semua itu dengan cuma-cuma..
Mereka seharusnya menyisihkan kepada yang lebih berhak..

Sekarang aku akan sedikit menceritakan tentang pengalamanku dalam memberi..
Dimulai dari namaku, itu sebuah arti yang menunjukkan bahwa aku harus “keep giving to the others”..
ketika aku kaya, atau tengah berada di puncak, aku tak boleh melupakan orang-orang yang kekurangan diluar sana..
seperti itulah makna yang bisa ku dapat dari namaku..
suatu bentuk kepercayaan dari orang tua ku ketika mereka memberiku nama ini..
Sejak kecil, secara langsung aku sering melihat orang-orang miskin dan anak-anak gelandangan di jalan..
aku sering iba melihat mereka..
terpikir olehku betapa beratnya hidup mereka –kehidupan yang mungkin tak bisa ku jalani- dan betapa pedih penderitaan mereka..
aku bisa merasakan dari tatapan mereka yang kosong, perut-perut mereka yang kelaparan dan kain lusuh yang mereka kenakan..
Kemudian aku mulai belajar memberi, memberi apa saja..
mulai dari sepeser uang kecil, makanan, hingga pakaian-pakaian bekas..
mungkin bukan apa-apa untuk sebagian orang..
tapi itu adalah emas bagi mereka..
Tetapi semangat ku untuk memberi sempat redup ketika tahu beberapa orang dari mereka adalah penipu..
ya, pengemis-pengemis itu, mereka menggunakan penyamaran mereka untuk mengelabui orang agar kasihan dan memberi uang pada mereka..
uang yang seharusnya bukan untuk mereka..
Tapi, setelah aku SMA, pikiran seperti itu perlahan mulai hilang..
beruntungnya diriku, karena saat itu aku mulai memiliki jiwa social..
dan menemukan beberapa teman yang juga senang memberi sepertiku..
dari mereka aku belajar untuk mengasihani orang lain, tidak harus pengemis..
karena menurut mereka masih banyak orang yang tidak beruntung selain orang-orang tersebut..
Sejak saat itu aku selalu ingin memberi..
Dimulai waktu bulan ramadhan tahun kemarin, aku dan temanku membagikan takjil pada orang-orang..
dari tukang becak, pemulung, hingga orang-orang lain di pinggir jalan yang membutuhkan..
lapar, haus dan lelahku waktu itu, terbayar dengan betapa indahnya melihat mereka senang memakan takjil yang kami berikan..
suatu hal yang tak terkira indahnya..
ketika melihat mereka begitu senang dengan pemberian kami itu..
ketika melihat mereka makan dengan lahap..
ketika mendengar mereka mengucapkan terima kasih..
rasanya hati ini begitu senang hingga hampir menangis..
Coba bayangkan..
hanya dengan sesuap nasi dan sedikit air untuk minum mereka, kalau kau beri pada beberapa orang, sudah berapa pahala yang kau dapat?
apa begitu ruginya bagimu mengeluarkan sepeser uang pada mereka?
telah butakah matamu, atau nuranimu, sesaat setelah kau kaya?
Meski tak banyak, aku akan terus memberi pada mereka..
karena aku tak akan mengecewakan orang tuaku..
lagipula, dengan rajin memberi, aku juga mendapat banyak manfaat secara pribadi..
itu juga membuatku lebih manusiawi..
aku akan selalu menanam kebiasaan ini, untuk diriku, keluargaku dan anak-anakku kelak..
Agar mereka tahu indahnya memberi.. J

Minggu, 22 Januari 2012

Début de L'histoire

Ini cerita pertama di blog ku...
Gara2 blog lama ku gak bisa dibuka, jadi aku ganti ke blog ini..

yah, semoga bermanfaat..
sesuai namanya, blog ini khusus buat tumpahan kesedihan dan kemarahan..
karena, a veces toda la ira y la tristeza no se pueden acomodar en un solo cuerpo

Nama ku, sebut saja Fikri..

murid sebuah SMA negeri di kota Malang
Sesuai nama ku itu, tak ada yang spesial dariku..
Aku hanya orang yang berusaha terlihat perfeksionis, tapi tak begitu menyadari kekurangan-kekurangan yang ada dalam diriku..

Mungkin banyak orang yang iri dengan kelebihan yang ku miliki, tapi tak sedikit pula yang mencibir kekuranganku di belakangku..
Aku tahu itu semua..
tak perlu ditutup-tutupi pun, kehadiranku di setiap tempat dan suasana tak pernah berarti..

aku cuma pengganggu, aku sadar itu..

Di kelas, aku tak begitu menonjol..
Meskipun aku jebolan kelas akselerasi, tapi karena malas belajar, aku jadi harus memulai tiap semester dengan terseok-seok..
Teman-teman mengenaliku bukan dari kepandaian, ataupun dari penampilanku..
tapi dari humor-humor kering dan tak bermutu yang aku sajikan..
itu semua aku lakukan demi secercah perhatian yang bisa ku dapat dari mereka..
mereka biasa mengejekku dalam tiap humor-humor garingku..
mereke biasa menghinaku secara kasar melalui tiap senyuman yang mereka tonjolkan padaku..
tak apa, aku memang pantas diperlakukan seperti itu..

Seperti ku bilang, tak ada hal yang spesial dariku..
Mungkin untuk saat ini, aku masih harus jadi number two, three, or maybe last..
Tapi aku sadari pula, ada beberapa hal yang mestinya aku syukuri..

hal itu, adalah anugerah terbesar dalam hidupku..
aku terlahir nyaris sempurna tanpa cacat fisik sedikitpun..
aku kurus, tinggi, "cungkring" kata orang-orang..
tapi itu bukan suatu masalah berarti..
yang paling penting, tentu saja, aku masih punya keluarga yang mencintai aku..
dan aku sangat sayang pada mereka semua..
meskipun pada saatnya nanti aku akan sedikit ceritakan hal2 yang tak ku sukai dari mereka, tapi tolong, tolong jangan salah paham tentang itu semua..
bagiku, mereka adalah segalanya
because them, I've born..
with them, I'd growth..
and I still want to be with them for this time..

dan sekarang, aku katakan.....
selamat menikmati blog ini, beginnen unsere Geschichte

C'est le début de mon histoire

Gambar

Gambar

._.

._.